5 Kesalahan Bahasa Inggris Orang Indonesia 2026
5 English Mistakes Indonesians Still Make in 2026
You've been studying for years — but are these errors still hiding in your messages?
You've been studying English for years. You know your tenses. You've memorized vocabulary lists. And yet — somewhere between your brain and your keyboard — the same mistakes keep slipping through. You're not alone.
A 2026 study from the English Education Department at UMSIDA confirmed that grammar errors and pronunciation mistakes remain the biggest challenges for Indonesian learners today — and many of these errors come from one root cause: directly translating from Bahasa Indonesia into English.
In this article (designed for A2–B1 learners), we'll look at 5 of the most common English mistakes made by Indonesian speakers — with clear explanations, before/after examples, and simple rules to help you stop making them forever.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia ▼
Kamu sudah belajar bahasa Inggris bertahun-tahun — tapi apakah kamu masih melakukan kesalahan-kesalahan yang sama tanpa sadar?
Sebuah studi tahun 2026 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMSIDA mengonfirmasi bahwa kesalahan grammar dan pengucapan masih menjadi tantangan terbesar bagi pelajar Indonesia saat ini. Dan akar masalahnya sering sama: menerjemahkan kata per kata dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris.
Di artikel ini (untuk level A2–B1), kita akan bahas 5 kesalahan paling umum yang sering dilakukan orang Indonesia saat berbahasa Inggris — lengkap dengan penjelasan, contoh sebelum dan sesudah, serta aturan mudah agar kamu tidak mengulanginya lagi.
Imagine you send this email to a foreign lecturer:
"Dear Professor, I want to ask about the assignment. Thanks before for your help."
The professor reads it — and pauses. Thanks before? For what? They're confused. You meant to be polite, but the phrase doesn't exist in natural English. This is exactly the kind of mistake we'll fix today.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia ▼
Bayangkan kamu mengirim email ini ke dosen luar negeri:
"Dear Professor, I want to ask about the assignment. Thanks before for your help."
Dosen membacanya — lalu bingung. Thanks before? Sebelum apa? Kamu berniat sopan, tapi frasa itu tidak ada dalam bahasa Inggris yang alami. Ini persis jenis kesalahan yang akan kita perbaiki hari ini.
The 5 Mistakes — and How to Fix Them
Each mistake below comes with a clear explanation, a simple rule, and examples.
"This weekend I'm so boring."
"This weekend I'm so bored."
🔑 Simple rule: Are you describing a thing? Use -ing. Are you describing how you feel? Use -ed.
• "The class is boring." (the class = thing)
• "I am bored." (I = person who feels it)
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia ▼
Kenapa ini terjadi: Dalam Bahasa Indonesia, kata "bosan" bisa dipakai untuk menggambarkan perasaan maupun situasi. Tapi dalam Bahasa Inggris, ada perbedaan penting:
- Adjective -ing (boring, exciting, interesting) → menggambarkan benda/situasi
- Adjective -ed (bored, excited, interested) → menggambarkan perasaan seseorang
🔑 Cara mudah ingat: Kalau yang kamu bicarakan adalah benda atau situasinya → pakai -ing. Kalau yang kamu bicarakan adalah perasaanmu sendiri → pakai -ed.
"The movie is boring" (filmnya membosankan) vs "I am bored" (aku merasa bosan).
Kalau kamu bilang "I'm boring" ke guru, artinya kamu sedang bilang bahwa kamu sendiri adalah orang yang membosankan — bukan bahwa kamu sedang merasa bosan!
"Thank you before."
"Thank you in advance."
🔑 Simple rule: When thanking someone for something they haven't done yet, always use:
→ "Thanks in advance" (informal)
→ "Thank you in advance" (formal emails & letters)
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia ▼
Kenapa ini terjadi: Ini adalah terjemahan langsung dari "Terima kasih sebelumnya." Kata "sebelumnya" diterjemahkan menjadi "before" — tapi frasa ini tidak ada dalam Bahasa Inggris. Penutur asli tidak pernah mengucapkan "thanks before."
🔑 Cara yang benar:
- "Thanks in advance" → untuk situasi santai/informal
- "Thank you in advance" → untuk email resmi dan surat formal
Contoh penggunaan yang benar: "Could you please send me the report? Thanks in advance."
Ini adalah salah satu kesalahan yang paling sering muncul di email bahasa Inggris pelajar Indonesia, termasuk di pesan ke dosen atau atasan asing.
"She's disagree with the plan."
"She disagrees with the plan."
These are called stative verbs — they describe a state, not an action.
✦ agree, disagree, think, know, understand, believe, want, need, like, love
🔑 Simple rule: If the word is a verb (an action or state), drop the am/is/are. Just use: Subject + Verb.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia ▼
Kenapa ini terjadi: Dalam Bahasa Indonesia, "Saya setuju" menggunakan pola subjek + kata sifat. Pelajar Indonesia kemudian memindahkan pola ini ke Bahasa Inggris menjadi "I am agree" — padahal kata agree dalam Bahasa Inggris adalah verb (kata kerja), bukan adjective.
Dalam Bahasa Inggris, kata kerja tidak perlu ditambahkan "am/is/are" di depannya. Yang dibutuhkan hanya: Subjek + Kata Kerja.
Ada kelompok kata kerja khusus dalam Bahasa Inggris yang disebut stative verbs — kata kerja yang menggambarkan keadaan (bukan tindakan). Contohnya: agree, know, think, understand, believe, want, need, like, love. Kata-kata ini tidak bisa dipakai bersama am/is/are atau dalam bentuk -ing dalam arti yang sama.
✅ "I agree" → benar
❌ "I'm agree" → salah
❌ "I'm agreeing" (dalam konteks pendapat) →
Komentar
Posting Komentar